2 Perubahan di Era Globalisasi

2 Perubahan di Era Globalisasi

Perubahan di Era Globalisasi

Perubahan di era globalisasi banyak beranggapan dari generasi milenial seperti sekarang ini dengan kita menguasai sebuah sistem yang berkembang begitu pesat seperti sekarang, sangatlah mempengaruhi pola pikir mereka, mereka menganggap enteng apa yang terjadi di sekitarnya.

Bahkan bersikap acuh tak acuh terhadap sesama itulah yang terjadi saat ini. Beranggapan, bahwa kita hidup berdampingan atau sering di sebut dengan mahluk sosial itu semua sudahlah tidak melekat lagi di era globalisasi ini. Mereka lebih mementingkan ke senaganya, dan sibuk dengan dunianya sendiri. Sungguh merusak hati, pikiran, dan jiwa mereka sudah terjajah oleh teknologi yang ada. Rasa tolong-menolong dan ramah-tamah sudah punah dan mulai di lupakan oleh generasi sekarang.

Sungguh miris akan melihat dan mendengar budaya kita yang terkenal sampai mancanegara terkikis dan tergantikan karena tidak ada yang melestarikannya. Pemuda sekarang lebih senang ke barat-baratan dan mulai melupakan identitasnya yang melekat sejak lahir dalam dirinya.

1. Perubahan di Era Globalisasi Game Online

Di tambah dengan game online yang merusak otak dan membawa hilangnya alam bahwa sadar, tidak menyadari mereka hidup dalam dunia nyata waktu mereka hanya di habiskan dengan hal-hal yang kita sebut dalam kehidupan sehari-hari yaitu “pasukan HP miring” sungguh ironis dan tragis di zaman sekarang ini apa-apa serba online dan berbau teknologi, akan tetapi pola pikir masih di bilang ke tinggalan karena tidak mengedepankan rasa hormat terhadap waktu bahkan melupakan segalanya hanya dengan teknologi.

Entah kita harus menyalahkan siapa, karena semuanya sudah terjadi dan bergerak seperti air yang mengalir deras dari hulu sampai hilir tidak ada yang membendung perkembangannya. Kita hanya bisa menikmatinya dan menonton, ketertarikan dan rasa empati mereka terhadap lingkungan sekitar dari ke hari makin menghawatirkan, banyak contoh kasus dari maraknya permainan ini salah satunya menghalalkan segala cara demi mendapatkan apa yang di inginkannya untuk sebuah hero dan top-up dalam permainan tersebut.

Yang membuat bingung dan ketar-ketirnya orang tua di masa sekarang ini mereka tidak segan-segan melawan dan bahkan membentak orang tuanya, sungguh memprihatinkan generasi sekarang adab dan ahlak mereka sudah tidak di tanamkan dalam dirinya.

Begitu banyak dampak yang di rasakan di era globalisasi, yang positif maupun negatif. Tapi, menurut dari pandangan saya lebih banyak negatif, karena contoh hal kecil dari generasi ini mereka sudah tidak peduli akan alamnya.

Mereka lebih mementingkan layar kaca yang tentu membuat motoriknya semakin melemah untuk berpikir, terpapar oleh radiasi yang ada di dalamnya. Begitu banyak aplikasi yang merusak momen-momen kebersamaan yang harusnya terjalin dengan rasa lemah lembut, harmonis, keterkaitan, kehangatan hilang sudah karenanya.

2. Perubahan di Era Globalisasi Penerus

Globalisasi ini mengubah sudut pandang generasi penerus, menjadi sempit mereka belum siap untuk melihat hal-hal yang terjadi dalam dunia luas ini, sehingga banyak yang mengikuti dan meniru sikap kasar dalam bertutur kata maupun dari segi tingkah laku. Yang seharusnya dunia mereka di gambarkan dengan kebahagian dan rasa cinta terhadap tanah airnya akan tetapi semua itu tidak di gambarkan di masa saat ini, mereka lebih banyak terpuruk dan masuk ke dalam jurang yang begitu dalam sehingga tidak adanya ketertarikan untuk melestarikan alam, budaya, ramah-tamah, dll.

Akan tetapi dari sisi positif kita gambarkan, dengan adanya mobile game bisa merubah dari hanya sekedar untuk bersenang-senang bisa menjadi penghasilan yang cukup menjanjikan dan membuat lapangan pekerjaan baru. Dengan cara bagaimana kita mengolah itu semua dari hobi menjadi kesenangan yang mampu menghidupi sehari-hari, kita tidak perlu keluar rumah untuk menghasilkan uang cukup hanya bermodalkan kuota internet dan ahli di bidang kita. Mungkin, hanya itu yang bisa saya lihat dari sisi positif di era globalisasi ini.

Dari, banyak penjelasan di atas mari kita tutup dengan sebuah kesimpulan untuk para generasi penerus, lakukanlah perubahan jangan hanya diam di tempat dan menikmati apa yang sudah di sajikan oleh berbagai pihak yang ada di depan kalian yang membuat terlena rasa hormat, malu, dan wibawa.

Bangunlah dari tempat tidurmu, ciptakan sesuatu yang berarti untuk negara ini, buatlah negara kita berkembang dan berkancah di internasional dengan harum dan bangga.

Tinggalkan Balasan